Waspada narkoba flaka sudah ada korbannya di Indonesia

Waspada narkoba flaka sudah ada korbannya di Indonesia. Temen-temen terutama yang sudah memiliki anak, harus meningkatkan kewaspadaan nih oleh penetrasi narkoba di kalangan generasi muda Indonesia. Seperti diberitakan oleh Viva.co.id sejumlah anak di Kendari, Sulawesi tenggara mengalami gangguan mental dan kejang-kejang. Mereka diduga mengonsumsi narkoba jenis baru, Flaka.

Masih dari perkembangan berita di Viva.co.id, satu dari 30 anak tanggung yang dirawat di rumah sakit tersebut meninggal dunia. Korban baru berusia 11 tahun. Dokter di rumah sakit Bhayangkara Kendari mengatakan korban meninggal akibat overdosis.

Berita ini membuat para orangtua khawatir. Mereka memposting foto-foto di whatsgroup grup yang mereka ikuti untuk memeriksa kebenaran berita tersebut.

Foto-foto ini beredar di whatsapp grup.

Kekhawatiran para orangtua memang sangat beralasan. Tercatat 1,48 ton narkoba masuk ke Indonesia sejak januari hingga september 2017. Catatan ini disampaikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui berita yang diwartakan oleh Viva.co.id. Tentu ini merupakan jumlah yang sangat besar.

Untuk narkoba jenis Flaka yang saat ini sedang ramai dibicarakan karena efeknya membuat orang seperti zombie sudah diakui kepala BNN, Komjen Budi Waseso bahwa narkoba jenis Flaka itu sudah masuk ke Indonesia. Flakka mengandung bahan senyawa aktif kimia alpha-PVP. Zat ini merangsang naiknya hormon dopamin. Hormon Dopamin ini adalah semacam neurotransmitter di otak. Bila jumlahnya berlebihan akan mengakibatkan kesenangan berlebihan, agresivitas tinggi sampai tak sadarkan diri.

Di bawah ini adalah video dampak dari mengonsumsi flaka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *