Pertumbuhan ekonomi digital tahun 2025 diperkirakan capai 150 miliar dollar

Pertumbuhan ekonomi digital tahun 2025 diperkirakan mencapai 150 miliar dollar. Buat yang saat ini sedang atau membangun usaha e-commerce semangat ya. 2025 itu sebentar lagi loh ga terasa.

Dikutip dari tempo.co itulah hasil riset dari McKinsey. Indonesia dianggap punya kelebihan karena netizennya yang aktif menggunakan sosial media. Dari sekarang saja udah kelihatan bagaimana berisiknya kicauan netizen di Indonesia baik yang menggunakan media Facebook atauTwitter.

Inilah yang dilihat McKinsey sebagai salah satu potensi peningkatan ekonomi digital di Indonesia. 150 miliar dollar itu kalo dirupiahkan sekitar 2,040 triliun rupiah.

 

 

Ilustrasi gambar di atas menunjukkan gambaran peluang atau pasar yang bisa dijangkau hanya dengan bekerja dengan laptop atau bahkan cukup dengan smartphone yang terhubung dengan koneksi Internet. Kalau temen-temen punya produk yang unik atau informasi yang dibutuhkan orang, temen-temen punya peluang untuk menjualnya di pasar global melalui Internet.

Tidak usah khawatir jika menghadapi persaingan yang ketat karena usaha tidak akan menipu hasil. Berbisnis melalui Internet sama halnya dengan berbisnis secara konvensional. Tidak ada yang instan. Bisnis online pun memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk memenangkan pasar.

Oleh karena itu skill atau kemampuan menguasai ilmu marketing online sangat penting. Banyak tempat yang menawarkan belajar Internet marketing. Salah satunya sekolah bisnis 1 miliar atau SB1M. SB1M tak jauh berbeda dengan sekolah. Di sini ada kurikulum yang bisa dipelajari oleh murid-muridnya. Ada ratusan ilmu internet marketing yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kita sebagai orang yang ingin memasarkan produknya.

Ada ruang kelas, ada ruang praktek dengan ditemani mentor-mentor sehingga kita mudah bertanya jika ada yang belum jelas. Ada juga sharing dari para master atau guru internet marketing yang sudah terbukti sukses di dunia internet marketing.

Salah satunya kang Jajang dari Garut yang berhasil menjual kopi hijau dari toko onlinenya. Dalam sebulan ia bisa meraup keuntungan hingga 300 juta rupiah. Semuanya ia kerjakan dari tempat tinggalnya di Garut, Jawa barat. Mulai dari produksi, pemasaran hingga pengiriman. Seru ya.

Ini dia sharing kang Jajang kepada murid-murid SB1M

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *